Tari Lenggang Cisadane Mau Dipatenkan

Written by Disbudpar Banten on May 9th, 2011. Posted in News

Jadi Tarian Khas Kota Tangerang

TANGERANG – Tarian Lenggang Cisadane yang kerap ditampilkan dalam acara di Kota Tangerang akan segera dipatenkan menjadi tarian khas Kota Tangerang.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Dispor­budpar) Kota Tangerang HM Tabrani mengatakan, tarian baru tersebut terlahir sebagai hasil karya seniman dan budayawan kota Tangerang yang merupakan gabungan tarian dan budaya di kota Tangerang. “Pemkot Tangerang melalui dinas kami akan mematenkan tarian ini. Kami sudah minta agar seniman dan budayawan dapat mengembangkan seni tradisional di Kota Tangerang,” kata Tabrani.

Tabrani mengatakan, pihaknya sedang memroses pematenan tarian ini ke lembaga Hak Kekayaan Inte­lektual atau HAKI. “Unsur budaya yang ada di tarian ini antara lain meliputi budaya sunda, jawa, betawi, china, dan arab,” katanya.

Selain alat musik gamelan, dalam tarian ini juga terdapat alat musik yang biasa digunakan pada musik marawis. “Tari Lenggang Cisadane ini merupakan proses pembentukan harmonisasi musik, tata busana, dan gerak yang dipadukan menjadi suatu tarian indah sangat berciri budaya Kota Tangerang,” ungkap Tabrani.

Sementara, Wakil Walikota Tan­gerang Arief R Wismansyah meng­atakan, eksistensi kesenian daerah sangat penting dan memiliki makna bagi daerah. Kota Tangerang yang masyarakatnya multikultural harus mampu membangun ciri khas budayanya. “Budaya yang dibangun tentu haru berpegang teguh pada motto daerah, yakni akhlakul karimah,” kata Arief dalam keterangan persnya, saat menutup ’Lokakarya Musik dan Busana Tata Rias Tari Lenggang Cisadane’ di Puri Avia Resort Cipayung Bogor, Jumat (6/5).

Arief berharap, para seniman dan budayawan dapat terus menggali dan mengembangkan budaya tradisional yang dapat menyatukan seluruh komponen masyarakat Kota Tangerang. “Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kerja seniman dan budayawan Kota Tangerang yang mampu menghasilkan sebuah tarian tradisional khas Kota Tangerang,” kata Arief.

Ia juga berharap agar tari Lenggang Cisadane ini dapat disosialisasikan di sanggar-sanggar seni. Sebab, Tari Lenggang Cisadane mem­berikan makna filosofis bagi Kota Tangerang, seperti jumlah penarinya ada tiga belas yang mencirikan jumlah kecamatan di Kota Tangerang. (dai/man/del)

(Radar Banten, 7 Mei 2011)


Trackback from your site.

Disbudpar Banten

bantenculturetourism.com

Leave a comment