Memandang Pulau Sanghyang

Written by Disbudpar Banten on July 11th, 2011. Posted in News

BANYAK orang menyukai untuk pergi memancing, bukannya bermain tenis atau golf, bersama dengan keluarga dan teman-teman untuk menghilangkan kebosanan dan stres. Belakangan, memancing telah berkembang jadi gaya hidup tersendiri. Kondisi ini langsung direspon para pengelola tempat wisata.

Alasannya sebagai hobi, juga bahkan ada yang menggolongkan memancing sebagai kegiatan olah raga dan dapat dilombakan seperti jenis olah raga lainnya, dan ada pula sisi sebagai sarana berwisata. Pehobi mancing menganggap mancing di laut lepas membuatnya mendapatkan sebuah pengalaman menarik, yaitu perasaan senang dan menghilangkan beban stres bersama kawan-kawan saat mancing.

Di beberapa daerah, banyak even-even berskala besar digelar demi menggiatkan kegiatan memancing. Dari kegiatan itu diharapkan dapat kembali mengundang minat wisatawan lokal maupun mancanegara yang gemar memancing, sehingga mereka senang menjadikan lautan yang ada sebagai kawasan memancing andalan.

Didukung dengan kondisi lautan, Banten memiliki potensi sebagai daerah wisata mancing atau family fishing.

Salah satunya adalah Pulau Sanghyang, Anyer. Pesona alam Pulau Sanghyang yang terletak di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, sungguh menakjubkan. Apalagi, kalau Pulau Sanghyang yang dikenal dengan julukan Seven Wonders of Banten ini dikelola dengan sentuhan tangan profesional para pengelola wisata, dipastikan akan menjadi pesona wisata dunia.

Saat Kabar Banten mengunjungi pulau tersebut Sabtu (9/7), seperti emmandang lepas keindahan alamnya yang sangat mengagumkan Pulau Sanghyang. Baiik itu terumbu karang maupun pantai sangat mempesona, dengan jarak tempuh hanya membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit dari Anyer menggunakan kapal atau perahu bermotor.

Pulau Sanghyang memiliki potensi yang sangat menjanjikan sebagai tempat wisata kepulauan Provinsi Banten pada khususnya, maupun Indonesia pada umumnya.

Pulau Sanghyang dengan letak geografisnya antara 105’49’30? – 105’52′ Bujur Timur 5’56′ – 5’58’50? Lintang Selatan memiliki pancaran daya tarik alam yang mempesona karena kondisi alamnya masih indah, terumbu karang dan juga hutan mangrove yang terbentang di sepanjang pesisir pulau. (Yadi Jayasantika/”KB”)***

(Kabar Banten, 11 Juli 2011)


Trackback from your site.

Disbudpar Banten

bantenculturetourism.com

Leave a comment