Pemerintah akan Bangun Tol Serang-Panimbang

Written by Disbudpar Banten on July 15th, 2011. Posted in News

PANDEGLANG, (KB).-
Bupati Pandeglang Drs. H. Erwan Kurtubi MM, bersama Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Firmansyah Rahim, dan Sekjen Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Enok Suharto, menghadiri acara Focus Group Discussion KEK Tanjung Lesung, Kamis, (14/7).

Acara yang digelar disebuah hotel dikawasan KEK Tanjung Lesung itu, dihadiri pula oleh Perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Kepala Dinas Pariwisata H.M. Olis Solihin, Perwakilan dari Bappeda Kabupaten Pandeglang, dan Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Pandeglang H. Entus Bakti.

Sementara itu Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Firmansyah Rahim menjelaskan dukungan pemerintah pusat terhadap KEK Tanjung Lesung.

“Kawasan Wisata Tanjung Lesung termasuk objek wisata nasional sebagaimana tertuang dalam Keputusan Dirjen Pariwisata No: KEP-18/U/II/88 tentang Pelaksanaan ketentan usaha objek wisata. Selain itu pula telah ditetapkannya Ruas Jalan Tarogong-Tanjung Lesung (Tarogong-Cibaliung) sebagai ruas jalan nasional sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum,” katanya.

Untuk mendukung percepatan kawasan KEK Tanjung Lesung Pemerintah Pusat dan Daerah juga telah merencanakan Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang. Dengan adanya Ruas Jalan Tol Serang-Panimbang estimasi perhitungan waktu bisa dipersingkat menjadi sekitar 2,18 jam dibandingkan menggunakan rute biasa yang menempuh waktu sekitar 3,18 jam (rute 1 : Jakarta-Serang Timur-Pandeglang-Labuan-Panimbang-Tanjung Lesung) atau dibandingkan rute 2 (Jakarta-Cilegon Anyer-Carita-Labuan-Panimbang-Tanjung Lesung) yang bisa memakan waktu sekitar 3,5 jam.

Dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung diharapkan akan tumbuh tujuh kawasan lainnya seluas 2.500 Ha termasuk Tanjung Lesung WaterFront City mencapai 170.000 wisatawan dengan tingkat hunian 50% atau 31 juta wisatawan pertahun, dan dapat menyerap 85000 tenaga kerja, serta menumbuhkan sektor industri penunjang operasional industri pariwisata, kegiatan ekonomi lainnya dan permukiman.

Dalam paparannya, bupati menjelaskan mengenai langkah-langkah yang ditempuh dalam pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung. Sebagai langkah awal KEK telah tertuang dalam RPJMD 2011-2016 yang tercantum dalam Visi Kabupaten Pandeglang.

“Visi Kabupaten Pandeglang sebagaiman tertuang dalam RPJMD yaitu sebagai daerah mandiri dan berkembang di bidang agrobisnis dan pariwisata berbasis pembangunan pedesaan. Dengan demikian ada dua sektor penting yang fokus menjadi sasaran pengembangan yaitu sektor pertanian (hulu-hilir) dan sektor pariwisata,” papar Bupati.

Ditambahkan, untuk pilihan rencana pengembangan wilayah berdasarkan kajian tata ruang wilayah 2011-2013 adalah pariwisata sebagai pengungkit daya saing serta agroindustri sebagai penarik wilayah belakang. Adapun yang menjadi tujuan wisata unggulan yaitu Carita, Tanjung Lesung, Pulau Umang, Taman Nasional Ujung Kulon, serta wisata ziarah dan wisata penunjang perkotaan.

“Keunggulan kompetitif diharapkan bisa kita peroleh dengan mengembangkan ekonomi Taman Wisata Ujung Kulon dengan pemberdayaan masyarakat pada Buffer Zonanya. Kami berharap sinergitas itu mampu membawa dampak terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar khususnya dan masyarakat Pandeglang pada umumnya”, imbuhnya. (H-21)***

(Kabar Banten, 15 Juli 2011)


Trackback from your site.

Disbudpar Banten

bantenculturetourism.com

Leave a comment