Profil

Profil Potensi Budaya dan Pariwisata Banten

Kondisi Geografis

Provinsi Banten sebagai salah satu provinsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia ditetapkan berdasarkan UU No 23 tahun 2000. Secara Geografis wilayah Provinsi Banten berbatasan:

Sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa

Sebelah barat berbatasan dengan Selat Sunda

Sebelah timur berbatasan dengan Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat

Sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Hindia

Visi dan Misi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten

Visi:

  • Mewujudkan Kebudayaan dan Pariwisata Banten yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Misi:

  1. Melestarikan nilai, keragaman dan kekayaan Budaya
  2. Mengembangkan destinasi pariwisata yang berdaya saing
  3. Meningkatkan sumberdaya manusia dan kelembagaan kebudayaan dan pariwisata yang profesional
  4. Mengembangkan pemasaran kebudayaan dan pariwisata
  5. Meningkatkan kapasitas kelembagaan dinas kebudayaan dan pariwisata

Potensi Wisata Daerah

Luas wilayah Banten 9.662,92 km2 dengan populasi penduduk mencapai 11.005.518 jiwa berdasarkan Banten Dalam Angka tahun 2012. Mayoritas penduduk beragama Islam dengan mata pencaharian dari sektor pertanian, perdagangan, industri dan jasa. Unit pemerintahan dibagi atas 4 kabupaten dan 4 kota : Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan. Masing-masing wilayah memiliki karakteristik sumber daya pariwisata budaya, alam, buatan dan kehidupan masyarakat tradisional (living culture) yang berkembang sebagai destinasi wisata berskala nasional bahkan internasional seperti Pesona Pantai Anyer, Carita & Tanjung Lesung, wisata bahari Pulau Umang, Taman Nasional Ujung Kulon, wisata Religi Banten Lama dan keunikan Masyarakat Tradisional Baduy.

Program Pengembangan

Pengembangan Pariwisata Provinsi Banten diidentifikasikan atas 204 Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) menurut RIPPDA Pariwisata tahun 2006 yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten. Terdiri dari 84 Obyek Wisata Alam, 34 Obyek Wisata Sejarah dan Budaya, 24 Obyek Wisata Buatan, 9 Obyek Wisata Living Culture dan 48 Obyek Wisata Atraksi Kesenian. Sebanyak 71 ODTW (34,8%) merupakan kawasan wisata yang telah berkembang baik dalam skala nasional maupun internasional. Sementara itu sekitar 100 ODTW (49,0%) merupakan Obyek Wisata yang potensial untuk dikembangkan. Pola pengembangan pariwisata Provinsi Banten meliputi 18 kawasan, diantaranya Pantai Barat, Kawasan Wisata Pantai Selatan, Kawasan Wisata Pantai Utara, Kawasan Wisata Ziarah, Kawasan Wisata Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) serta Pulau dan Anak Gunung Krakatau, dan lain-lain.

Pada perkembangannya, jumlah Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) Banten berdasarkan data tahun 2012 telah tercatat sebanyak 526 obyek yang terbagi kedalam beberapa kategori. Yaitu: wisata marina, wisata sejarah, suaka alam, dan obyek wisata lainnya.