Author Archive

Disbudpar Banten

bantenculturetourism.com

Panitia Festival Debus Terbentuk

Written by Disbudpar Banten on April 14th, 2014. Posted in News

PANITIA Festival Debus terpanjang yang akan didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI) sudah terbentuk. Terpilih sebagai Ketua steering committee (SC) atau panitia pengarah, yakni Achmad Sari Alam yang tak lain Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Banten. Pembinanya, yakni Wakil Gubernur Banten Rano Karno, Kapolda Banten Brigjen Pol M Zulkarnain, dan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman. “Wakil Ketua SC-nya, Kepala Disbudpar Banten (Endrawati-red). Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada 31 Mei 2014 ini,” ujar Achmad Sari Alam, kemarin (11/4).

Festival Debus terpanjang yang didaftarkan ke MURI ini digelar dalam rangka meningkatkan destinasi pariwisata di Banten, terutama pada kunjungan hotel dan objek wisata. “Kegiatan ini digagas badan promosi pariwisata daerah bekerja sama dengan Disbudpar Banten, Polda Banten, dan Pemkab Serang,” katanya.

Dijelaskan, pada kegiatan tersebut akan ada atraksi pawai debus dari Pasar Anyer menuju titik nol Mercusuar Anyar. Festival Debus terpanjang ini juga diwarnai dengan rampak bedug dan pencak silat. “Supaya lebih mengangkat pariwisata Banten, kita juga akan meriahkan dengan pameran makanan khas Banten dan hiburan rakyat. Kita kerja keras untuk menyukseskan kegiatan itu. Rencananya, pekan depan kita audiensi dengan Polda dan Pemprov Banten,” jelas Achmad. (air/run/dwi)

(Radar Banten, 12 April 2014)


Disbudpar Karantina 20 Finalis Duta Pariwisata

Written by Disbudpar Banten on April 14th, 2014. Posted in News

CILEGON – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkot Cilegon kembali menyeleksi Duta Wisata Cilegon 2014. Sebanyak 20 finalis atau 10 pasangan calon duta wisata yang akan ikut serta dalam grand final Duta Wisata Cilegon di The Royale Krakatau, Kamis (17/4) mendatang.

Mereka akan mengikuti tahapan karantina mulai Senin (14/4) hingga Rabu (16/4). Kepala Disbudpar Cilegon Bukhori mengatakan, pihaknya akan melatih para finalis untuk bisa berkarakter dan tampil baik pada grand final mendatang. “Mereka harus memiliki tiga B, yakni beautiful (cantik), brain (pintar), dan behaviour (tata krama). Tiga B itulah yang akan dilatih kepada mereka selama karantina berlangsung,” ungkapnya.

Bukhori mengatakan, acara pencarian duta wisata bertujuan untuk mencari putra putri terbaik. Sebab, pasangan duta wisata tersebut akan mengemban tugas untuk mempromosikan budaya dan wisata Cilegon. “Ini acara tahunan, di mana ajang pencarian duta wisata ini demi kepentingan promosi budaya dan wisata di Kota Cilegon,” terangnya.

Para juri yang akan memilih, lanjut Bukhori, bukanlah dari pihak Disbudpar. Sebab, katanya, Disbudpar hanya memfasilitasi ajang pencarian duta itu. “Kami hanya memfasilitasi saja, sementara yang menilai dan memilih adalah para juri,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Promosi Seni Budaya dan Pariwisata pada Disbudpar Cilegon, Nelly Evalinda, mengatakan, pihaknya telah melakukan pendaftaran sejak Februari hingga awal April. Para peserta yang mendaftar kemudian mengikuti sejumlah tahapan, yaitu wawancara, test tertulis, serta uji talenta. “Itu untuk menentukan 10 pasangan calon duta wisata terbaik. Alhamdulillah kami telah mendapatkannya,” ujarnya.

Nelly menambahkan, dari 10 pasangan tersebut akan dipilih tiga terbaik. “Nanti yang terpilih sebagai duta wisata 2014 akan dilibatkan menyosialisasikan program Pemkot Cilegon. Khususnya di bidang budaya dan pariwisata,” jelasnya.

Selain menyosialisasikan program Pemkot Cilegon, lanjut Nelly, duta wisata juga akan bergabung di Paguyuban Duta Wisata dan Budaya Kota Cilegon untuk pembinaan lebih lanjut. “Semua yang ikut karantina wajib mengikuti pembinaan lebih lanjut. Pembinaannya berupa membekali mereka dengan ilmu. Jadi ketika mereka terjun langsung ke lapangan telah siap,” terangnya. (quy/del/ags)

(Radar Banten, 12 April 2014)